Google Website Translator Gadget

Jumat, 12 Agustus 2011

Sindrom Kleine-Levin (Sleeping beauty)

          “Sleeping Beauty” rasanya tak asing di telinga kita…. Tentu saja! Dongeng tentang seorang putri yang dikutuk oleh penyihir jahat sehingga tertidur dalam waktu yang sangat lama….
Dan akhirnya terbangun berkat ciuman dari seorang pangeran tampan.

          Ternyata Sleeping beauty tidak hanya ada di dongeng saja lho…
Dalam kehidupan nyata ada juga yang mengidap penyakit “Sleeping beauty” atau disebut sindrom Kleine-Levin…. (tapi penyakit ini bukan karena kutukan!!!!)

          Sindrom Kleine-Levin adalah penyakit syaraf yang langka dimana penderita tidak bisa mengontrol rasa kantuknya. Penderita bisa tertidur selama berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan bisa berbulan-bulan, tergantung pada berapa lama penyakit itu muncul/kambuh.

          Penderita bisa bangun hanya untuk makan atau pergi ke kamar mandi. Penderita bisa dibangunkan oleh orang lain, tetapi penderita selalu mengeluh merasa capek dan letih. Ketika penderita bangun penderita bertingkah seperti anak kecil karena sebagian memorinya ingatannya terhapus pada saat penderita tertidur, banyaknya ingatan yang terhapus tergantung dari seberapa lama penderita tidur.

          Dan penderita sensitif terhadap suara dan cahaya ketika bangun. Penyakit ini kambuh tanpa peringatan. Sebagian penelitian di Amerika Serikat mempercayai penyebab penyakit KLS adalah mutasi gen atau DNA yang dibawa oleh orang tua penderita. Tetapi penyebab pasti KLS masih belum diketahui.

          Penderita sindrom itu diperkirakan sebanyak 1.000 orang. Menurut dokter, Penyakit Putri Tidur (KLS) itu sering menyerang remaja, terutama berusia antara 8 hingga 12 tahun. Namun, sindrom itu bisa hilang dengan sendirinya.

Lalu mengapa bisa terkena sindrom Kleine-Levin??
Apa sebabnya??
          Para ahli belum dapat mengungkap penyebab kelainan ini, meski penyakit ini diduga berkaitan dengan gangguan fungsi hipotalamus, bagian otak yang mengatur selera makan dan tidur. Kelainan ini lebih banyak dialami pria ketimbang wanita dan biasanya dapat hilang ketika menginjak dewasa. Beberapa peneliti berspekulasi bahwa mungkin ada kecenderungan kemunculan penyakit ini adalah akibat faktor turun-temurun, yang lain percaya bahwa kondisi ini adalah hasil dari gangguan autoimun. Hipersomnia adalah gejala awal dimana kasus syndrome KLS ini mulai muncul.

Terus, gimana ngobatinnya???
          Belum ada pengobatan definitif untuk penyakit ini , tetapi ada dokter yang memberikan obat stimulan pada pasien agar tetap terjaga.Penderita juga pernah diberikan pengobatan seperti itu, tetapi tidak pernah berhasil.
Menurut dokter, Penyakit Putri Tidur itu sering menyerang remaja, terutama berusia antara 8 hingga 12 tahun. Namun, sindrom itu bisa hilang dengan sendirinya.


Tim dokter sejauh tidak tahu persis apa penyebabnya dan bagaimana menyembuhkan penderita Penyakit Putri Tidur.

Mungkinkah sindrom Kleine-Levin bisa sembuh dengan ciuman pangeran tampan????
Hohoho…. Semoga saja!!!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2011 Life, Healthy n Love. Powered by Blogger
Blogger by Blogger Templates WP by Wpthemescreator